Hukum Pergi Ke Dukun

Soal:

Bolehkah manusia pergi ke dukun agar dukun tersebut membunuh atau mengeluarkan jin yang ada pada dirinya?

Jawab:

Syaikh bin Baz رحمه الله menjawab:

Semua ini tidak boleh! Karena dukun bekerja sama dengan setan. Seorang dukun biasanya punya teman dari bangsa jin yang selalu datang dan mengkhabarkan bahwa di tempat si fulan akan ada ini, akan terjadi hal yang demikian, dan lain-lain. Demikianlah setan itu saling memberi berita satu sama lain, hingga orang jahil menyangka bahwa si dukun ini tahu perkara yang ghaib. Padahal hakikatnya yang memberi kabar adalah setan, yang dengan demikian ia bisa pura-pura di hadapan manusia bahwa ia tahu perkara ghaib. Ada kalanya seorang dukun menggunakan setan lain yang lebih kuat dari kalangan pembesar dan raja setan. Maka si dukun bisa saja mendatangi setan yang ada di dalam tubuh orang yang sakit atau gila. Kemudian bila yang sakit setuju dengan syarat yang mereka berikan berupa ibadah kepada selain Alloh, bernadzar, dan menyembelih untuk setan, sebagai imbalannya para raja dan pembesar setan ini akan mendatangi dan mengancam setan bawahannya dengan berkata, “Kamu berbuat demikian dan demikian atau kami akan membunuh dan memenjarakanmu!” Akhirnya setan bawahan ini pun meninggalkan amalannya yang jelek karena takut dan taat kepada tuannya dari para raja dan pembesar setan. Manusia meraih manfaat dengan cara yang jelek lagi syirik serta berbahaya. Semua ini tidak bisa dijadikan alasan. Tidak boleh mendatangi para dukun selama-lamanya. Tidak boleh bertanya kepada mereka apalagi sampai membenarkan ucapannya, karena Nabi صلى الله عليه وسلم telah melarang hal itu.

Anggaplah sebagian manusia dapat meraih manfaat dengan cara syirik, maka ini pun bukan sebuah alasan. Orang yang beribadah kepada jin kadang kala meraih manfaat, akan tetapi bahayanya sangat besar. Ambil misal, jin bisa mendatangkan segala sesuatu atau mendatangkan harta dari hasil curiannya. Ini semua bukan alasan untuk melegalkan ibadah kepada mereka dan menjadikan mereka sebagai ilah selain Alloh. Dahulu orang-orang jahiliyah juga diajak bicara oleh patung-patung mereka, setan masuk ke patung tersebut kemudian mengajak bicara orang yang menyembah mereka dengan mengatakan. “Akan tejadi ini dan itu.” Setan menipu mereka dengan kesyirikan. (Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah 8/148)[]


Disalin dari: Majalah Al-Furqon Ed.5 Th.V 1426 H/ 2006 M, Rubrik Fatawa terjemahan Ibnu Luqman al-Atsari خفظه الله, hal.50

eBook terkait:
Hukum Sihir dan Perdukunan
Fatwa-fatwa Berkenaan Dengan Sihir

Download:
Hukum Pergi Ke Dukun: PDF file dan DOC file

About these ads

One comment on “Hukum Pergi Ke Dukun

  1. Ping-balik: Hukum Meminta Bantuan Jin | Soal-Jawab Agama Islam

Komentar ditutup.