Hukum Menarik Wakaf

Soal:

Bolehkah apabila seseorang menjadikan rumahnya atau tanahnya sebagai masjid (wakaf) di mana orang-orang shalat jama’ah di dalamnya akan tetapi tidak untuk shalat Jum’at, kemudian orang tersebut menarik kembali tanah wakaf tersebut saat ia membutuhkannya dan mengubahnya menjadi pertokoan, rumah atau yang lain selain masjid?

Jawab:

Apabila seseorang telah menjadikan rumahnya/tanahnya sebagai masjid (wakaf) di mana orang-orang shalat jama’ah di dalamnya, akan tetapi tidak untuk shalat Jum’at. Kemudian orang tersebut menarik kembali tanah wakaf tersebut, maka hal tersebut tidak di perbolehkan dengan alasan apapun, baik itu untuk tempat tinggal atau pertokoan, dan tidak pula menjualnya, menyewakannya atau semisal yang demikian itu dari berbagai macam jenis transaksi. Karena ia telah mengosongkannya dan menjadikannya sebagai masjid (sebagai wakaf) yang menjadikannya keluar/lepas dari hak miliknya, sehingga tidak boleh dijual, dihibahkan dan tidak pula diwariskan.

Wabillahit taufiq, semoga shalawat dan salam selalu tercurah kepada Nabi kita Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarga dan para sahabatnya. (Fatawa Lajnah Daimah untuk Riset lmu dan Fatwa 16/88-89)[]

Download:
Hukum Menarik Wakaf: PDF atau DOC


Sumber: www.islamhouse.com

About these ads

One comment on “Hukum Menarik Wakaf

  1. Ping-balik: Membangun Kamar di Atas Masjid Untuk Disewakan | Soal-Jawab Agama Islam

Komentar ditutup.