Hukum Wanita Memotong Rambut

Soal:

Apa hukum seorang wanita memotong rambutnya?

Jawab:

Imam al-Albani رحمه الله menjawab:

Seorang wanita yang memotong rambutnya harus dilihat dari faktor pendorongnya, jika ia memotongnya dengan tujuan menyerupai wanita-wanita kafir atau fasik, maka tidak boleh ia memotongnya dengan niat tersebut.

Adapun jika ia menyenangkan suaminya, maka saya tidak melihat adanya larangan atas perbuatan memotongnya dengan maksud meringankan beban rambutnya atau untuk menyenangkan suaminya, maka saya tidak melihat adanya larangan atas perbutan tersebut. Di dalam shohih Muslim:

أَنَّ نِسَاءَ النَّبِـيِّ صلى الله عليه وسلم كُنَّ يَأْخُذْنَ مِنْ شُعُوْرِهِنَّ حَتَّى تَكُوْنَ كَالْوَفْرَةِ

“Bahwasanya isteri-isteri Nabi صلي الله عليه وسلم mengambil (memotong) rambut-rambut mereka hingga seperti wafroh.” (Majalah al-Ashaalah: I : 47-48)

Sumber :

Biografi Syaikh al-Albani, penerjemah Ustadz Mubarok Bamuallim, Penerbit Pustaka Imam asy-Syafi’i, hal 224.

Iklan