Hukum Menjual Majalah Porno dan Lainnya

Soal:

Bolehkah sebuah toko buku menjual surat kabar dan majalah-majalah yang di dalamnya terdapat gambar-gambar telanjang, berita-berita bohong, serta pujian terhadap orang-orang munafik dan fasik ?.

Dan apakah boleh sebuah toko buku menjual kitab-kitab yang mengandung ‘aqidah, dan pemikiran-pemikiran serta fiqh yang tidak sesuai dengan pemahaman Salafush Shalih dengan tujuan melariskan kitab-kitab yang mengajarkan manhaj Salaf ?

Jawab :

Imam al-Albani رحمه الله menjawab:

Majalah-majalah yang berisi gambar-gambar telanjang atau porno, tidak di ragukan lagi tentang larangan penjualannya, karena menjual belikannya adalah haram.

Adapun mengenai kitab-kitab fiqh lainnya, maka bagi mereka yang ingin berhenti pada batasan-batasan syari’at, wajib baginya mengetahui kandungan kitab-kitab tersebut, berupa pendapat-pendapat, hukum dan pemikiran yang ada di dalamnya. Pada saat itulah di putuskan. Jika kandungan kitab-kitab tersebut lebih banyak benarnya maka boleh di jual, dan jika tidak demikian, maka tidak boleh kita katakan bahwa kitab-kitab tersebut boleh di jual secara mutlak. Dan seorang muslim tidak akan menemukan satu kitab pun yang selamat dari kesalahan, kecuali “Kitab Allah”, oleh sebab itu, jika di katakan setiap kitab yang terdapat kesalahan tidak boleh di jual, niscaya tidak akan ada kitab yang boleh di jual. Dengan demikian hendaklah masalah ini ditinjau dari mayoritas kandungan kitab tersebut.

Sumber :

Biografi Syaikh al-Albani, penerjemah Ustadz Mubarok Bamuallim, Penerbit Pustaka Imam asy-Syafi’i, hal 226-227.

Iklan