Qadha’ Meninggalkan Puasa Secara Sengaja

Soal:

Saya seorang pemuda yang pernah tidak melaksanakan puasa tahun yang lalu sedangkan puasa tahun berikutnya saya berpuasa dengan sempurna. Bagaimana saya mengqadha’ puasa pada bulan yang aku tinggalkan? Apakah saya harus berpuasa tiap bulan atau memberi makan 60 orang miskin? Aku ingin berpuasa tahun ini selama tiga bulan apakah hal itu dibenarkan? Bagaimana cara melaksanakannya dengan bersambung atau terputus (berselang-seling)?


J
awab:

Syaikh Shalih al-Fauzan menjawab:

Jawaban dari pertanyaan Anda perlu perincian. Yaitu jika Anda meninggalkan puasa karena meninggalkan shalat (beliau mengikuti pendapat bahwa meninggalkan shalat mutlak kafir. red) maka Anda tidak berkewajiban mengqadha’ puasa yang telah ditinggalkan. Karena waktu itu Anda belum masuk Islam. Adapun setelah Anda bertobat yakni setelah melaksanakan shalat, Anda wajib mengqadha’ puasa dan menunaikan seluruh syi’ar Islam yang diwajibkan. Bila Anda menunda mengqadha’ puasa tanpa udzur maka anda wajib memberi makan seorang miskin tiap hari sebagai ganti puasa yang anda tunda qadha’-nya itu. Apabila anda tunda qadha’ puasa karena ada udzur hingga datang Ramadhan berikutnya maka anda wajib mengqadha’-nya setelah Ramadhan.[]

Disalin dari Majalah Fatawa Vol III/ No.10_1428 H/2007 M, hal. 50.

Iklan