Mendahulukan Hutang Puasa

Soal:

Bolehkah berpuasa enam hari di bulan Syawwal sementara dia belum menunaikan hutang puasa Ramadhannya?

Jawab:

Syaikh bin Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz رحمه الله menjawab:

Ulama berselisih dalam masalah ini. Pendapat yang benar adalah disyari’atkannya mendahulukan hutang puasa daripada puasa enam hari bulan Syawwal dan puasa sunnah lainnya. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah صلي الله عليه وسلم yang berbunyi:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَهْرِ

“Barangsiapa yang puasa Ramadhan kemudian puasa enam hari di bulan Syawwal, seolah-olah ia berpuasa satu tahun penuh.” (HR. Muslim)

Maka barangsiapa mendahulukan puasa enam hari bulan Syawwal daripada hutang puasa Ramadhannya, berarti ia belum mengikutkan puasa Ramadhan akan tetapi hanya mengikutkan sebagian puasa Ramadhan. Kemudian perlu diketahui pula, hutang puasa adalah wajib, sedangkan puasa enam hari di bulan Syawwal adalah sunnah. Maka memperhatikan yang wajib itu lebih utama daripada yang sunnah.


Sumber dan bacaan lebih lanjut:
Fatawa: Amalan di Bulan Syawwal
Lihat pula: Puasa Sunnah Syawwal

Iklan