Adakah Pahalanya?

Soal:

Bagaimanakah hukum menerima gaji dari mengajarkan al-Qur’an kepada anak-anak ? Jika boleh, apakah sang guru masih mendapatkan pahala setelah menerima gaji bulanan ?

Jawab:

Mempelajari dan mengajarkan al-Qur’an termasuk diantara deretan ibadah terbaik kepada Allah عزّوجلّ, jika niat orang yang melakukannya baik. Rasulullah صلي الله عليه وسلم telah memberikan motivasi (kepada umatnya) agar mempelajari dan mengajarkan al-Qur’an dengan sabda beliau صلي الله عليه وسلم :

خَيْرُ كُم مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari)

Gaji yang diterima guru sebagai imbalannya mengajarkan al-Qur’an tidak menafikan adanya pahala dan ganjaran dari Allah عزّوجلّ jika niatnya ikhlas.[1]

وباالله التوفيق وصلى على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

al-Lajnatud Daimah lil Buhutsil ‘ilmiyyah Wal Ifta’

Ketua: Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz;
Anggota: Syaikh Abdullah bin Gahdyan, Syaikh Shalih Fauzan, Syaikh Abdul Aziz Alu Syaikh dan Syaikh Bakr bin Abu Zaid


[1] Fatawa al-Lajnatid Daimah lil Buhutsil ‘ilmiyyah Wal Ifta’, 15/99

Disalin dari: Majalah As-Sunnah No. 11/Thn.XIV Rabiul Tsani 1432_2011 hal 52

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s