Hukum Nasyid Islami

Soal:

Banyak beredar di kalangan pemuda muslim kaset-kaset nasyid yang mereka sebut “anasyid Islamiyyah”. Bagaimana sebenarnya permasalahan ini?

Jawab :

Imam al-Albani رحمه الله menjawab:

Jika anasyid ini tidak disertai alat-alat musik, maka saya katakan “pada dasarnya tidak mengapa, dengan syarat anasyid tersebut terlepas dari segala bentuk pelanggaran syariat, seperti meminta pertolongan kepada selain Allah عزّوجلّ, bertawassul kepada makhluk, demikian pula tidak boleh dijadikan kebiasaan (dalam mendengarkannya~pent), karena akan memalingkan generasi muslim dari membaca, mempelajari, dan merenungi Kitab Allah عزّوجلّ yang sangat dianjurkan oleh Nabi صلي الله عليه وسلم dalam hadits-hadits yang shahih, di antaranya beliau bersabda :

مَنْ لَـمْ يَتَغَنَّى بِالْقُرْآنِ فَلَيْسَ مِنَّا

“Barangsiapa yang tidak membaca Al-Qur’an dengan membaguskan suaranya, maka dia bukan dari golongan kami”. (HR. al-Bukhari dan Muslim)

إِقْرَؤُوا الْقُرْآنَ وَتَغَنُّوْا بِهِ قَبْلَ أَنْ يَأْتِيَ أَقْوَمٌ يَتَعَجَّلُونَهُ وَلَا يَتَأَجَّلُونَهُ فَتَغَنُّوْا بِهِ

“Bacalah al-Qur’an dan baguskanlah suaramu dengannya sebelum datang beberapa kaum yang tergesa-gesa mendapat balasan (upah bacaannya), dan tidak sabar menanti untuk mendapatkan (pahalanya di akhirat kelak), maka bacalah al-Qur’an dengan membaguskan suara(mu) dengannya.”

Lagipula, barangsiapa yang mengamati perihal para sahabat رضي الله عنهم, dia tidak akan mendapatkan adanya anasyid-anasyid dalam kehidupan mereka, karena mereka adalah generasi yang bersungguh-sungguh dan bukan generasi hiburan. (al-Ashaalah, 17 hal 70-71)


Sumber :
Biografi Syaikh al-Albani, penyusun Ustadz Mubarok Bamuallim, Penerbit Pustaka Imam asy-Syafi’i, hal 249-250.

Iklan