Ziaroh Ba’da Walimah

Soal:

Ada seorang ikhwan menikah. Setelah menikah, di pagi harinya melakukan ziaroh/berkunjung ke kerabat dan tetangga, kemudian ada ikhwan lain mengatakan hal itu tidak disunnahkan, dan ada ikhwan lain yang mengatakan bahwa itu Sunnah Nabi صلي الله عليه وسلم, saya bingung mana yang benar, tolong dijelaskan.

Jawab:

Imam al-Albani رحمه الله berkata: “Disunnahkan bagi pengantin setelah menikah, di pagi harinya untuk mengunjungi kerabatnya yang telah mendatanginya di rumahnya, (disunnahkan bagi pengantin) mengucapkan salam kepada mereka, dan mendo’akan mereka, dan membalas apa yang mereka lakukan, sebagaimana hadits Anas bin Malik رضي الله عنه beliau berkata:

أَوْلَـمَ رَسُولُ اللهِ إِذَ بَنَى بِزَيْنَبَ، فَأَشْبَعَ الْمُسْلِمِيْنَ خُبْزًا وَلَـحْمًا، ثُـمَّ خَرَجَ إِلَى أُمَّهَاتِ الْـمُؤْمِنِيْنَ فَسَلَّمَ عَلَيْهِنَّ، وَدَعَا لَـهـُنَّ، وَسَلَّمْنَّ عَلَيْهِ وَدَعَوْنَ لَهُ، فَكَانَ يَفْعَلُ ذَلِكَ صَبِيْحَةَ بِنَائِهِ

Rosululloh صلي الله عليه وسلم  mengadakan walimah nikah ketika menikahi Zainab رضي الله عنها, beliau صلي الله عليه وسلم memberi kaum muslimin makan roti dan daging sampai kenyang, kemudian beliau صلي الله عليه وسلم keluar mengunjungi istri-istrinya, beliau صلي الله عليه وسلم mengucapkan salam kepada mereka, dan mereka pun mengucapkan salam kepadanya, beliau mendo’akan mereka, mereka pun mendo’akannya, itu dilakukan (Rosululloh صلي الله عليه وسلم) pagi hari setelah pernikahannya. (HR. Imam Nasai 66/2, dishohihkan oleh al-Albani رحمه الله dalam Adab az-Zifaf hlm. 66).[]


Disalin dari:
Majalah Al-Furqon No.75 Ed.5 Th.7 1428 H/ 2007 M, Rubrik Soal-Jawab asuhan Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali AM خفظه الله, hal.7

Download:
Ziaroh Ba’da Walimah: PDF atau DOC

eBook dan tulisan terkait:

  1. Bekal Pernikahan
  2. Seks dalam Islam
Iklan