Mengakhirkan Shubuh Karena Nonton Bola

Soal:

Ada pertanyaan yang masuk ke Lajnah Daimah, “Ada seseorang mengerjakan shalat Shubuh setelah matahari terbit, dan ini sudah menjadi kebiasaannya setiap pagi. Kebiasaan itu sudah berlangsung selama dua tahun. Dia beralasan bahwa tidur telah mengalahkannya karena dia sering begadang. Dia mengisi waktu malamnya dengan menikmati hiburan-hiburan. Apakah sah shalat yang dilakukan oleh orang semacam ini?”

Jawab:

Lajnah Menjawab:

“Diharamkan bagi seseorang mengakhirkan shalat sampai keluar waktunya. Wajib bagi setiap muslim yang mukallaf (yang terkenai kewajiban) untuk menjaga shalat di waktunya, termasuk shalat Shubuh dan shalat yang lainnya. Dia bisa memasang alat-alat pengingat (seperti alarm) untuk membangunkannya ketika waktu Shubuh telah masuk.

Kita diharamkan lembur di malam hari untuk menikmati hiburan dan semacam itu. Allah عزّوجلّ telah melarang begadang di malam hari jika hal ini melalaikan dari mengerjakan shalat Shubuh di waktunya atau melalaikan dari shalat Shubuh secara jamaah. Hal ini terlarang karena Nabi صلى الله عليه وسلم telah melarang begadang setelah waktu Isya’ jika tidak ada manfaat syar’i sama sekali.

Perlu diketahui pula bahwa setiap amalan yang dapat menyebabkan kita mengakhirkan shalat dari waktunya, maka amalan tersebut haram untuk dilakukan kecuali jika amalan itu dikecualikan oleh syariat yang mulia ini.

Jika memang keadaan orang yang Anda sebutkan tadi adalah seperti itu, maka nasihatilah dia. Jika dia tidak menghiraukan, tinggalkan dan jauhilah.” (Fatawa Lajnah Da’imah lil Buhuts al-‘Ilmiyyah wal Ifta, no. 8371, 69/90)[]

Download:
Mengakhirkan Shubuh Karena Nonton Bola: PDF atau DOC

eBook Terkait:
Sepakbola Menurut Syari’at Islam


Disalin dari:
Majalah Al-Mawaddah Vol 45/Dzulhijjah 1432 H/Okt-Nov 2011 M, hal.42 dengan judul: Mengakhirkan Shubuh Karena Nonton Bola di Rumah.

Iklan