Ingin Rujuk

Soal:

Assalamu’alaikum. Saya seorang akhwat (29 tahun) sudah 9 tahun menikah dan dikaruniai seorang putri. Karena sesuatu hal, enam bulan yang lalu suami ana menjatuhkan talak satu. Dan sekarang kami ingin rujuk. Bagaimanakah caranya? Terima kasih atas jawabannya. (Wati, Cirebon, +628782989Xxxx)

Jawab:

Wa’alaikumussalam warohmarullohi wabarokatuh.

Ukhti, kami ikut gembira karena suami Ukhti ingin rujuk Insya Alloh hal itu akan membawa banyak manfaat buat anak yang selama ini kesepian ditinggal ayahnya. Demikian juga pasangan suami istri akan merasakan nikmat baru, insya Alloh, setelah berpisah sekian lamanya.

Jika istri yang salah, mudah-mudahan itu menjadi pelajaran untuk hail berikutnya. Itulah kebaikan suami yang memiliki belas kasih terhadap istrinya. Dan jika suami yang salah, mudah-mudahan juga menjadi pelajaran agar Ia tidak mengulangi kesalahannya itu.

Adapun caranya, jika Ukhti selama enam bulan tersebut hamil dan belum melahirkan, maka suami cukup mengajak kembali (rujuk) tanpa ada persyaratan apapun. Sebab masa iddah wanita hamil adalah sampai ia melahirkan, berdasarkan firman Alloh Ta’ala:

وَأُوْلَاتُ الْأَحْمَالِ أَجَلُهُنَّ أَن يَضَعْنَ حَمْلَهُنَّ

Dan perempuan-perempuan yang hamil, waktu iddah mereka itu ialah sampai mereka melahirkan kandungannya. (QS. ath-Tholaq [65]: 4)

Namun jika tidak hamil, maka harus melakukan akad nikah baru. Sebab masa iddah wanita haid hanya tiga kali suci. Hendaknya yang menikahkan adalah orang tua Ukhti, Sebagaimana acara pernikahan biasa. Dan jika perceraian itu sudah diangkat ke meja pengadilan dan mendapat surat cerai, maka hendaknya berhubungan dengan petugas pencatat nikah, insya Alloh akan segera terselesaikan penkaranya. Semoga Anda berdua bisa segera rujuk kembali dan membina hidup baru yang penuh ridho Ilahi. Amin.[]


Disalin dari: Majalah Al-Mawaddah Ed. 1 Th. Ke-3 Sya’ban 1430 H, Rubrik Konsultasi Keluarga asuhan Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron خفظه الله, hal.8

Download:
Ingin Rujuk: DOC atau CHM

Iklan