Hukum Bekerja di Bank dan Menerima Gaji Darinya

Soal:

Assalamu’alaikum. Ustadz, ana mau tanya. Saya adalah salah satu anggota koperasi simpan pinjam dengan sistem riba. Bolehkah saya menerima SHU dari koperasi tersebut? Syukron.  (Ali, Bekasi, +628569756xxxx)

Jawab:

Syaikh Abdul Aziz bin Baz  رحمه الله  pernah ditanya tentang hukum gaji dari bank riba. Berikut teks pertanyaannya: “Gaji-gaji yang diterima oleh para pegawai bank-bank secara umum, dan Arabic Bank secara khusus, halal ataukah haram? Mengingat saya telah mendengar bahwa itu hukumnya haram karena semua bank tersebut bertransaksi dengan riba pada sebagian operasionalnya. Saya mohon penjelasan sebab saya ingin bekerja di salah satu bank-bank tersebut.

Beliau رحمه الله memberikan fatwa: “Tidak boleh bekerja di bank-bank yang bertransaksi dengan riba karena hal itu berarti membantu mereka dalam melakukan dosa dan pelanggaran. Alloh سبحانه و تعالى berfirman:

وَتَعَاوَنُواْ عَلَى الْبرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنُواْ عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan berrakwalah kamu kepada Alloh. Sesungguhnya Alloh amat berat siksa-Nya. (QS. al-Maidah [5]: 2)

Dan disebutkan juga dalam sebuah hadits dari sahabat jabir (yang artinya); “Rosululloh melaknat orang yang memakan riba, yang memberi makan dengan harta riba, orang yang mencatatnya dan dua saksinya.” Rosululloh   melanjutkan: “Mereka semua hukumnya sama.”[1] (Kitabut Da’wah juz I, hlm. 142 dari fatwa Syaikh Ibnu Baz رحمه الله)


[1] HR. Muslim 1598. Lihat asy-Syarhul Mumti’ 5/6

Disalin dari: Majalah Al-Mawaddah Ed. 1 Th. Ke-3 Sya’ban 1430 H, Rubrik Ulama Berfatwa asuhan Ustadz Mukhlis Abu Dzar خفظه الله, hal.49.

Download:
Hukum Bekerja di Bank dan Menerima Gaji Darinya: DOC atau CHM

Iklan