Saya Diberi Uang Lembur

Soal:

Saya bekerja di salah satu kantor pemerintahan. Terkadang kami diberi uang lembur dari kantor kami tanpa diberi tugas di luar waktu kerja tersebut dan tanpa harus datang ke kantor. Mereka menganggapnya sebagai gaji bagi para pegawai dari waktu ke waktu. Sedangkan pimpinan kantorpun mengetahui dan membiarkan hal tersebut.

Kami mohon diberikan jawaban atas hal ini, apakah boleh kami menerima uang tersebut. Jazakumullah Khairan? Apabila tidak diperboleh-kan, apa yang harus saya kerjakan atas uang yang saya terima, sedangkan saya sendiri telah menggunakan uang tersebut. Jazakumullah khairan?

Jawab:

Syaikh bin Baz رحمه الله menjawab:

Apabila kejadiannya seperti yang Anda sebutkan di atas, maka hal tersebut termasuk kemungkaran yang tidak diperbolehkan, bahkan masuk ke dalam pengkhianatan. Anda harus mengembalikan apa yang Anda peroleh dengan cara seperti itu ke dalam kas negara. Apabila Anda tidak mampu mengembalikannya, maka Anda harus menshadaqahkannya kepada fakir miskin kaum muslimin dan lembaga-lembaga sosial dengan bertaubat kepada Allah سبحانه و تعالى dan berniat kuat untuk tidak mengulangi lagi. Sebab, seorang muslim tidak diperkenankan untuk mengambil sesuatu dari Baitul Mal kaum muslimin kecuali dengan cara yang disyari’atkan, yang diketahui dan ditetapkan oleh negara. Wallahu waliyyittaufiq. (Fatawa Islamiyyah karya Al-Musnad IV/312)


Disalin dari: Fatwa-fatwa Bagi Pegawai, terbitan at-Tibyan Solo, hal. 94-95

Download:
Saya Diberi Uang Lembur: DOC atau CHM

Iklan

One comment on “Saya Diberi Uang Lembur

  1. Ping-balik: Saya Diberi Uang Karena Sebuah Tugas | Soal-Jawab Agama Islam

Komentar ditutup.