Apakah Maksud at-Tamyi’ dan al-Mudarah?

Soal:

Apa yang dimaksud dengan at-tamyi’ bagaimana kriteria-kriteriannya, dan apakah perbedaannya dengan al-mudarah?

Jawab:

Syaikh Salim ‘id al-Hilali خفظه الله menjawab :

Maksud tamyi’ disini adalah keterikatan dalam hal wala’ dan baro’, yaitu sikap  sebagian orang yang mengaku Islam   yang menggambarkan seolah-olah boleh berwala dan bara’ terhadap orang-orang kafir. Sikap toleransi kebablasan ini terkadang membuat mereka  mengganggap sama antara agama Yahudi, Nasarani dan Islam. Misi mereka adalah menyeru orang kepada wihdatu al-adyan (penyatuan agama). Inilah sikap tamyi’ terhadap Islam. Terkadang mereka mengajak untuk mempersatukan agama, terkadang  dengan cara mengajak dialoq antar agama.

Sikap kedua adalah sikap toleransi kebablasan yang seolah-olah menggambarkan bahwa al-wala dan al-bara’ itu berlaku untuk seluruh umat Islam, baik antara yang Sunni dengan bukan Sunni, sebab keseluruhannya mengaku sebagai Islam dan mengaku sebagai pengikut Muhammad, maka tiada beda antara Ahlu Sunnah dengan Ahlu Bid’ah, antara Salafi dan Sufi, antara Ikhwanul Muslimin dan Hizbu at-Tahrir. Jenis tamyi’ dalam berdakwah seperti ini merupakan   tamyi’ dalam berda’wah dan didalam manhaj.

Adapun Mudarah yaitu metode taliful qulub (membujuk) orang-orang yang kita anggap mau masuk ke dalam Islam ataupun masuk kedalam salafiyyah.[]

Disalin dari Tanya Jawab bersama Masyaikh Markaz Imam Albani pertanyaan ke-6 yang eBooknya dari AbuSalma.

Download:
Apakah Maksud at-Tamyi’ dan al-Mudarah?
Download Word

Iklan

One comment on “Apakah Maksud at-Tamyi’ dan al-Mudarah?

  1. Ping-balik: damarwu

Komentar ditutup.