Sholat Qobliyah Subuh setelah Sholat Subuh

Soal:

Assalamu’alaikum, Suatu ketika saya tidak sempat melaksanakan sholat dua roka’at sebelum Subuh (Qobliyah Subuh), bolehkah saya melakukannya setelah sholat Subuh langsung, padahal ini adalah waktu yang dilarang? 081XX191XX02

Jawab:

Wa’alaikumussalam, di antara waktu yang dilarang untuk melaksanakan sholat adalah setelah sholat Subuh sampai matahari terbit setinggi tombak. Akan tetapi apabila seseorang mempunyai udzur sehingga belum sempat melaksanakan Qobliyah Subuh, maka dibolehkan untuk meng-qodho-nya setelah sholat Subuh, hal ini lantaran dia melaksanakan sholat ini, (Qobliyah Subuh) karena suatu sebab khusus, dan juga karena didasari oleh sebuah hadits.

عَنْ قَيْسٍ قَالَ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَصَلَّيْتُ مَعَهُ الصُّبْحَ ثُمَّ انْصَرَفَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَجَدَنِي أُصَلِّي فَقَالَ مَهْلًا يَا قَيْسُ أَصَلَاتَانِ مَعًا قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي لَمْ أَكُنْ رَكَعْتُ رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ قَالَ فَلَا إِذَنْ

Dari Qois رضي الله عنه dia berkata: “Rosululloh صلى الله عليه وسلم keluar (dari rumahnya), lalu iqomat dikumandangkan, maka aku sholat Subuh bersama beliau, kemudian beliau صلى الله عليه وسلم —tatkala selesai sholatnya— mendapati aku melaksanakan sholat (lagi), lalu beliau صلى الله عليه وسلم menegurku: “Sebentar wahai Qois, apakah engkau melakukan dua kali sholat bersamaan?” lalu aku menjawab: “Wahai Rosululloh, aku belum melakukan sholat sunnah dua roka’at (sebelum) Subuh.” Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda: “Kalau begitu tidak mengapa.” (HR. at-Tirmidzi 422, Ibnu Majah 1151, dan dishohihkan oleh Syaikh al-Albani رحمه الله)

Al-Mubarokfuri mengatakan:[1] “Ibnu Hibban رحمه الله juga mengeluarkan hadits yang semisal dalam kitab shohih-nya, dan semua perowinya terpercaya. Dalam hadits itu dikatakan bahwa tatkala Rosululloh صلى الله عليه وسلم menjumpai Qois رضي الله عنه mengqodho (mengganti) sholat dua roka’at Qobla Subuh, Rosululloh صلى الله عليه وسلم tidak mengingkarinya.”

Syaikh Ibnu Baz رحمه الله mengatakan:[2] “Akan tetapi, (mengqodho’ qobliyah Subuh) lebih afdhol diakhirkan sampai terbit matahari (setinggi tombak), karena Nabi صلى الله عليه وسلم memerintahkan yang demikian itu. Adapun apabila dilakukan setelah sholat Subuh, maka telah sah persetujuan Nabi صلى الله عليه وسلم yang menunjukkan akan hal ini.” (Fatawa Ibnu Baz 11/373).[]

Disalin dari Majalah al-Furqon no.78 Ed.8 Th. ke-7 1429/2008 rubrik Soal Jawab hal.4 asuhan Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali AM حفظه الله


[1] Dinukil secara bebas dari Tuhfatul Ahwadhi 2/405.

[2] Demikian pula fatwa yang sama oleh Syaikh Ibnu Utsaimin رحمه الله dalam Majmu’ Fatawa beliau 14/282.

Download:
Sholat Qobliyah Subuh setelah Sholat Subuh
Download Word

Iklan