Merasa Mulai Suci, Bolehkah Thawaf?

Soal:

Seorang wanlta mengalami nifas mulai pada hari tarwiyah (tanggal 8 Dzulhijjah) dan telah menyempurnakan segala rukun haji, kecuali thawaf dan sa’i, hanya saja dia rasakan bahwa dia mulai suci setelah sepuluh hari. Apakah dia, dengan demikian, membersihkan diri dan mandi lalu menunaikan rukun yang tersisa yaitu thawaf haji?

Jawab:

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menjawab:

Tidak boleh baginya mandi dan thawaf sebelum yakin bahwa dia benar-benar suci. Dan dipahami dari soal di atas bahwa dia baru mulai suci, dan belum suci secara sempuma. Hendaklah dia mendapatkan kesucian itu dengan sempuma. Jika telah benar-benar suci, dia mandi lalu melaksanakan thawaf dan sa’i. Boleh juga, kalau dia melaksanakan sa’i sebelum thawaf, karena Nabi shallalahu alaihi wasallam ketika ditanya dalam haji tentang orang yang melakukan sa’i sebelum thawaf, beliau bersabda: “Tak mengapa”.[]

Disalin dari 52 Persoalan Sekitar Haid, Oleh Syaikh ibn Utsaimin, Terjemah Muhammad Yusuf Harun, Terbitan Yayasan al-Sofwa Jakarta, hal. 38 pertanyaan ke-44.

Iklan