Mulai Haji dengan Haid, Kemudian Suci

Soal:

Ada wanita yang berihram haji dari Sail dalam keadaan haid. Setelah sampai di Makkah, dia pergi ke Jeddah untuk suatu keperluan dan di sana dia pun suci (dari haid), maka dia mandi lalu merapikan rambutnya kemudian menyempurnakan hajinya. Apakah sah hajinya, dan apakah ada sesuatu yang haras dia lakukan?

Jawab:

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menjawab:

Sah hajinya dan tidak ada sesuatu yang harus dia lakukan.[]

Disalin dari 52 Persoalan Sekitar Haid, Oleh Syaikh ibn Utsaimin, Terjemah Muhammad Yusuf Harun, Terbitan Yayasan al-Sofwa Jakarta, hal. 38-39 pertanyaan ke-45.

Iklan