Bila Imam Memaksa Makmum Menyelisihi Sunnah

Soal:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. Segala puji bagi Allah عزّوجلّ serta shalawat dan salam selalu kita limpahkan kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan para sahabat.

Bismillah. Saya pelanggan Majalah Al Furqon, ingin menanyakan: Apakah sah shalat seorang diri di belakang imam pada kondisi jama’ah hanya berdua dengan imam, padahal makmum tersebut sudah berdiri di samping imam, namun imam tetap meminta makmum agar tetap di belakangnya dengan agak sedikit sebelah kanan? Jazakumullahu khairan katsiran. (Hamba Allah, Sambas – Kalbar; nama asli dan alamat e-mail ada pada Redaksi)

Jawab:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuhu. Shalat yang dilakukan tetap sah, insya Allah, namun kurang sempurna. Cara yang benar adalah dengan berdiri persis di sebelah kanan imam.

Berkata Abdullah bin Abbas رضي الله عنهما:

بِتُّ عِنْدَ مَيْمُونَةَ بِنْتِ الْحَارِثِ خَالَتِي وَكَانَ  رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَهَا فِي لَيْلَتِهَا قَالَ فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي مِنَ الَّيْلِ فَقُمْتُ عَنْ يَسَارِهِ قَالَ فَأَخَذَ بِذُؤَابَتِي فَجَعَلَنِي عَنْ يَمِيْنٍ

“Aku bermalam di rumah Maimunah binti al-Harits رضي الله عنها —bibiku— dan Rasulullah صلى الله عليه وسلم saat itu di rumah beliau. Ketika beliau berdiri untuk shalat malam, aku pun berdiri di samping kiri beliau, kemudian beliau memegang jambulku dan menjadikan aku di sebelah kanan beliau.” (Muttafaqun ‘Alaihi)

Hendaknya saudara penanya menunjukkan hadits ini, semoga Allah memberikan kita petunjuk. Wallahu A’lam[]

Disalin dari Majalah al-Furqon No.130, Ed.03, Th. Ke-13_1434/2013, Rubrik Soal-Jawab hal.4, Asuhan Ustadz Abdullah Roy, Lc. MA حفظه الله

Download:
Download Word

Iklan