Adakah Hukuman yang Sepadan Cambuk?

Soal:

Ustadz, berilah saya nasihat, saya telah melakukan salah satu perbuatan dosa besar. Saya telah menzinahi seorang wanita, apakah yang harus saya lakukan untuk mengembalikan kehormatannya? Adakah hukuman yang sepadan dengan hukum cambuk untuk menebus dosa kami? Syukron, Ustadz.

Jawab:

Zina adalah dosa besar. Allah عزّوجلّ mengancam pelakunya dengan hukuman di dunia dan azab di akhirat. Namun perlu Anda ketahui bahwa ampunan Allah عزّوجلّ lebih besar. Dia membentangkan tangan-Nya di malam hari agar mereka yang bermaksiat di siang hari bertaubat, dan membentangkannya di siang hari agar pelaku masiat di malam hari bertaubat. Jika dosa kita mencapai setinggi langit, lalu kita bertaubat, Allah عزّوجلّ akan mengampuninya dan tidak peduli.

Apa yang telah terjadi adalah masa lalu, namun dosa besar membutuhkan taubat, tidak cukup dengan istighfar dan beramal shalih untuk menghapuskannya. Jika Anda sungguh-sungguh bertaubat, maka yakinlah bahwa Allah m menerima taubat itu. Taubat itu akan menutup dosa-dosa yang telah lalu. Tinggalkanlah zina, sesali apa yang telah terjadi dan bertekadlah untuk tidak akan pernah melakukannya lagi.

Di antara bentuk kesungguhan taubat adalah menghindari sebab maksiat dan tidak menggampangkan masalah melakukan interaksi dengan lawan jenis. Tutuplah lembaran lama dan bukalah lembaran kehidupan yang baru. Isilah hari-hari Anda dengan hal yang bermanfaat. Iringilah keburukan yang telah terjadi dengan kebaikan dan amal shalih, niscaya keburukan akan terhapus. Pilihlan teman bergaul yang shalih dan hadirilah majlis taklim secara rutin.

Jika Allah عزّوجلّ telah menjaga kerahasiaan perbuatan itu, tutuplah rapat-rapat agar tetap menjadi rahasia. Jangan ceritakan kepada orang lain, apalagi menceritakannya dengan bangga. Itulah yang harus dilakukan jika urusannya belum sampai ke penegak hukum syariah. Semoga sebagaimana Allah telah menutup aib Anda di dunia, Allah mengampuni Anda di akhirat.

Adapun jika urusannya sudah sampai ke penegak hukum, maka penegak hukum wajib untuk menerapkan hukum syariah atas pelaku zina. Jadi Anda tidak perlu khawatir dengan hukuman zina yang tidak diterapkan pada Anda di dunia, karena memang demikianlah aturannya jika Anda sudah taubat dan Allah m berkehendak untuk menutup aib Anda. Dalam sebuah hadits diShahih Muslim no. 1.695 disebutkan:

جَاءَ مَاعِزُ بْنُ مَالِكٍ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ: يَارَسُولَ اللهِ طَهِّرْنِي، فَقَالَ: وَيْحَكَ ارْجِعْ فَاسْتَغْفِرْ اللهَ وَتُبْ إِلَيْهِ

Ma’iz bin Malik datang kepada Nabi صلى الله عليه وسلم dan berkata, “Wahai Rasulullah, sucikanlah saya,” maka Rasulullah menjawab, “Kembalilah, mintalah ampunan kepada Allah dan bertaubatlah kepada-Nya”.

Dalam hadits ini disebutkan bahwa Ma’iz bin Malik telah berbuat zina dan meminta agar hukum ditegakkan, namun Nabi صلى الله عليه وسلم malah menyuruhnya kembali dan bertaubat kepada Allah عزّوجلّ. Ibnu Hajar رحمه الله mengatakan, “Dari kasus ini bisa diambil pelajaran bahwa barang siapa yang mengalami kasus yang sama (dengan Ma’iz) dianjurkan untuk bertaubat kepada Allah عزّوجلّ dan menjaga rahasia dirinya dan tidak menceritakannya kepada siapapun”.[1]

Kemudian jika Anda sudah bertaubat dan si wanita juga sudah bertaubat, boleh bagi Anda untuk menikahinya jika dia terbukti tidak hamil. Adapun jika ia hamil, para ulama berselisih tentang hukum menikahinya sebelum melahirkan.

Wallahu A’lam.[]

Disalin dari Majalah as-Sunnah Ed.05, Th. XVII_1434/2013, Rubrik Soal-Jawab hal. 7, oleh Ustadz Anas Burhanuddin, MA حفظه الله.


[1]   Fathul-Bari, 12/124

Lihat pula eBook kami versi CHM di link ini yang mengumpulkan berbagai masalah sekitar zina.

Download:
Download Word

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s