Zakat Harta Warisan

Soal:

Saya terbiasa mengeluarkan zakat mal pada akhir Ramadhan setiap tahunnya. Pada awal ramadhan tahun ini saya mendapat bagian warisan dalam bentuk sejumlah uang dan pada akhir Ramadhan ini saya akan mendapatkan sejumlah uang lagi dari hasil pembagian warisan juga. Kapankah saya harus mengeluarkan zakat dari pembagian warisan ini? Bersamaan dengan zakat tahun ini atau tahun depan, dan apakah ada zakat warisan?

Jawab:

Zakat maal sebetulnya bukan kewajiban yang harus dibayar pada akhir atau awal Ramadhan. Yang dibayar pada akhir ramadhan adalah zakat fitrah. Zakat mal itu tergantung haulnya, kalau kita memiliki harta yang terkena zakat dan haulnya pada akhir syawal misalnya, kalau kita bayar pada bulan ramadhan tahun depannya, zakat belum sampai satu haul. Atau jika sebelumnya sudah sampai satu haul, tetapi kita menunggu Ramadhan baru dikeluarkan, haulnya sudah jatuh temponya, tapi menunggu Ramadhan dua tiga bulan, ini juga tidak boleh. Maka yang penting cara menghitung zakat, kapan mulai haul.

Karena ini bukan berkaitan dengan kemauan kita, melainkan hak fakir miskin dan asnaf yang delapan yang ditetapkan oleh Allah.

Seperti umpamanya gaji kita, tentu kita tidak mau berdasarkan semau-maunya yang mempekerjakan kita, tetapi ada kesepakatan antara kita yang menggunakan jasa, maka hak fakir miskin juga bukan semau-maunya kita mengeluarkan.

Bila di Ramadhan sudah tiba haulnya dan sebagian harta belum tiba haulnya ingin dikeluarkan juga pada akhir ramadhan umpamanya.

Dan dalam kasus yang dipertanyakan tadi haulnya diterima warisan pada awal ramadhan atau akhir, apakah sudah wajib zakat? Maka belum wajib zakat, dan zakatnya dihitung pada ramadhan tahun depan. Tapi, jika anda ingin keluarkan pada akhir ramadhan ini tidak masalah. Ini namanya mendahulukan membayar zakat sebelum jatuh temponya. Boleh, dan sebagian para sahabat melakukannya juga dalam rentang satu tahun.

Walaupun warisan yang pertama dan kedua ini tidak sampai satu nishab tapi haulnya tahun depan, maka boleh dimajukan sekarang. Jika ingin diberikan pada ramadhan tahun depan, maka ini lebih baik karena cukup satu haul karena siapa tahu ditengah jalan anda dan keluarga anda butuh atau orang yang anda nafkahi membutuhkan harta, padahal anda mengeluarkannya belum pada masuk waktu wajibnya.[]

Disalin dari Blog ustadz Dr. Erwandi Tarmidzi, MA dengan judul Zakat 2 yang diposting tanggal 30 Juli 2013.

Iklan