“Riyadhush Shalihin” Ba’da Maghrib

Soal:

Assalamu’alaikum. Tanya, Ustadz. Di tempat kerja ana, dibacakan Riyadhush Shalihin setiap setelah shalat Maghrib setelah baca istighfar tiga kali, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lahu … dst., Allahumma antassalam … dst, baru baca Riyadhush Shalihin. Namun, ada salah seorang ikhwan mengatakan kalau itu bid’ah: “Selesaikan dahulu dzikirnya”, tapi teman yang baca ini beralasan juga: “Kalau sampai selesai dzikirnya, jama’ah bubar dan ilmu tidak sampai, ini di lingkungan kerja yang jama’ahnya sudah lelah, capek, ada yang masuk malam.” Terima kasih.

Jawab:

Wa’alaikumussalam. Kalau bisa, digabungkan keduanya: dzikir sampai dengan selesai dan pembacaan hadits. Sebaiknya dimusyawarahkan bersama, setelah itu diumumkan: “Bagi yang berkenan mendengar silakan duduk, dan bagi yang ada keperluan silakan meninggalkan tempat, tidak ada keharusan.” Perkaranya tidak sampai kepada bid’ah.[]

Sumber: Majalah Al-Furqon No.149 Ed. 01 Th. Ke-14, hal.6 Rubrik Soal-Jawab Asuhan Ustadz Abdullah Roy, Lc, MA.

Hukum Menjual Kitab-Kitab Wakaf dan Sejenisnya

Soal:

Ada beberapa kitab dan kaset yang dikasih oleh sebagian teman dan beberapa yayasan sosial dan bukan waqaf, maksud saya tidak tertera di sampul buku dan kaset tersebut tulisan (waqaf lillahi ta’ala), atau dihadiahkan dan tidak dijual, hanya tertulis harga kitab. Bolehkah menjualnya karena tidak membutuhkannya?

Bolehkah menjualnya karena ingin membeli kitab-kitab dan kaset-kaset yang lain?

Jawab:

Kitab-kitab dan kaset-kaset yang dibagikan secara cuma-cuma dari beberapa donator dan yayasan sosial termasuk waqaf, maka tidak boleh menjualnya dan tidak pula memperdagangkannya. Dan jika orang tersebut tidak membutuhkannya hendaklah ia memberikannya kepada orang lain yang lebih membutuhkannya.

Wabillahit taufiq, semoga shalawat dan salam selalu tercurah kepada Nabi kita Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarga dan para sahabatnya. (Fatawa Lajnah Daimah untuk Riset lmu dan Fatwa 24/16)[]

Download:
Hukum Menjual Kitab-Kitab Wakaf dan Sejenisnya: PDF atau DOC

Terkait:
Hukum Menarik Wakaf


Sumber: www.islamhouse.com