Waktu Menyembelih Binatang Qurban

Soal:

Apakah dibolehkan menyembelih qurban di malam hari?

Jawab:

Menyembelih binatang qurban di malam hari diperselisihkan hukumnya oleh para ulama, tetapi pendapat yang kuat adalah dibolehkan selama masih dalam waktu yang telah ditentukan yaitu diawali setelah sholat Idul Adhha sampai akhir hari Tasyriq, adapun menyembelih pada waktu pagi, maka itu adalah waktu yang afdhol karena Nabi صلي الله عليه وسلم melakukan pada waktu tersebut. Kebolehan menyembelih qurban di malam hari didasari oleh sabda Rosululloh صلي الله عليه وسلم:

كُلُّ أَيَّامِ التَّشْرِيْقِ ذَبْحٌ

“Semua hari Tasyriq itu (waktu) menyembelih (qurban)” (HR Ahmad 4/82, Ibnu Hibban 1008, Baihaqi 9/295, dan dishohihkan oleh al-Albani رحمه الله dalam Shohih wa Dho’if al-Jami’ 4537) [1] []


[1] Ini adalah jawaban yang kami ringkas dari as-Syarh al-Mumthi’ Syarh Zad al-Mustaqni’ 7/297.

Disalin dari:
Majalah Al-Furqon No.75 Ed.5 Th.7 1428 H/ 2007 M, Rubrik Soal-Jawab asuhan Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali AM خفظه الله, hal.4

Download:
Waktu Menyembelih Binatang Qurban: PDF atau DOC

Fatwa terkait:

  1. Wajibkah Melaksanakan Ibadah Kurban?
  2. Mana yang Lebih Baik Untuk Kurban, Kambing ataukah Sapi?
  3. Mana yang Lebih Baik Untuk Berkurban?
  4. Lihat semuanya di kategori Qurban

Hukum Sembelihan Dengan Sengatan Listrik

Soal:

Apakah halal binatang yang disembelih dengan cara disengat aliran listrik? Mohon dijelaskan. (08X649237xxx)

Jawab:

Binatang sembelihan menjadi halal dengan syarat disembelih dengan alat yang tajam sehingga mengalirkan darah, dan harus dengan menyebut nama Alloh سبحانه و تعالى, sebagaimana sabda Rosululloh صلى الله عليه وسلم:

مَا أَنْهَرَ الدَّمَ وَذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ فَكُلْ لَيْسَ السِّنَّ وَالظُّفُرَ

“Binatang yang dialirkan darah (dengan alat yang tajam), dan disebutkan nama Alloh atasnya, maka makanlah, dengan syarat (menyembelihnya) bukan dengan gigi dan kuku.” (HR. al-Bukhori: 5503 dan Muslim: 1968)

Adapun menyembelih dengan sengatan listrik, maka jika binatang tersebut di sengat listrik lalu mati tidak disembelih lagi secara syar’i, maka binatang itu haram dan menjadi bangkai, tetapi jika binatang itu disengat listrik hanya untuk melemah-kannya untuk mempermudah penyembelihannya, lalu disembelih ketika masih benar-benar hidup dengan cara yang syar’i, maka binatang tersebut halal. Wallohu A’lam.[]


Disalin dari: Majalah Al-Furqon No.99 Ed.7 Th. Ke-9 1431 H/ 2010 M, Rubrik Soal-Jawab asuhan Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali AM خفظه الله, hal.5

Download:
Hukum Sembelihan Dengan Sengatan Listrik:
Download Word atau Download PDF