Ibadah Harus dengan Tuntunan

Soal:

Membaca satu huruf al-Qur’an berpahala sepuluh kebaikan, baik si pembaca paham atau tidak. Apakah hal ini juga berlaku bagi orang yang membacanya dengan metode yang menyelisihi syariat, contohnya seperti mengkhatamkan al-Qur’an dalam satu hari?

Jawab:

Pahala yang dijanjikan dalam hadits tersebut tergantung pada dua syarat, yaitu: ikhlas dan mutaba’ah. Maka, apabila seseorang membaca/ mengkhatamkan al-Qur’an agar dipuji atau demi imbalan duniawi, ia tidak memperoleh pahala.

Pada hari Kiamat kelak akan dihadapkan kepada Allah  عزّوجلّ seorang yang rajin membaca al-Qur’an, Allah  عزّوجلّ  bertanya: “Apakah yang telah engkau kerjakan di dunia?”. Ia menjawab, “Aku telah mempelajari ilmu agama-Mu dan membaca al-Qur’an (demi mengharap) ridha-Mu. Allah membantahnya, “Dusta, sesungguhnya engkau membaca al-Qur’an hanya agar disebut Qari (pandai baca al-Qur’an)”. Maka, orang tersebut diseret dalam keadaan tertelungkup di atas wajahnya dan kemudian dilempar ke dalam neraka. (HR. Muslim no.1905, at-Tirmidzi no.2489, an-Nasa’i no. 3137).

Baca lebih lanjut