Haid Dalam Haji dan Harus Pulang ke Negerinya

Soal:

Jika wanita mendapatkan haid setelah melempar jumrah Aqabah dan sebelum thawaf ifadhah, padahal dia dan suaminya terikat dengan rombongan dan tidak mungkin setelah itu kembali lagi. Maka apa yang harus dilakukannya?

Jawab:

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menjawab:

Apabila tidak memungkinkan kembali lagi, maka hendaklah dia mengenakan kain pembalut kemudian thawaf dan tidak apa hal itu baginya karena darurat, selanjutnya menyelesaikan amalan-amalan haji lainnya.[]

Disalin dari 52 Persoalan Sekitar Haid, Oleh Syaikh ibn Utsaimin, Terjemah Muhammad Yusuf Harun, Terbitan Yayasan al-Sofwa Jakarta, hal. 43 pertanyaan ke-51.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s